Sunday, October 19, 2014

Kekasihku

Dengan segala kekurangannya, dengan segala yang selalu aku keluhkan tentangnya, aku masih selalu memiliki maaf untuknya, untuk menyayanginya tanpa kurang, untuk mencintainya tanpa jeda. Sebab, dia mungkin bisa jadi kadang membuat sedih tapi dari yang terburuk dari dirinya yang tidak dimiliki lelaki manapun, aku masih sanggup mencintainya tanpa tapi.
Dia selalu bisa memberi kebahagiaan, walau sebelumnya aku sering kali dibuatnya kesal dulu huhu.. Yaa, dialah kekasihku. Kekasihku yang saat ini aku hanya ingin melakukan yang terbaik yang ku bisa untuk membuatnya bahagia. Kekasih hebatku yang hanya padanya aku mau deh nikah muda. Eh hahahaha
Semoga seluruh partikel di alam semesta ini mampu menyampaikan padanya, aku menyayanginya, aku ingin dia bahagia, aku ingin menjadi kebahagiaannya, alasan di setiap senyumnya. Aku ingin membahagiakannya, seperti dia membahagiakanku, bahkan andai bisa ku lakukan lebih..
Aku bersyukur dipertemukan lelaki yang bisa mengubah kesal menjadi kebahagiaan, lelaki yang bisa bikin menangis lalu tersenyum kembali. Lelaki yang cuma dia yang mampu membuatku cemberut, jengkel, gemes, dan bahagia di satu waktu :| kekasihku hebat kan?? :)

Saturday, October 18, 2014

Lapar ._.

Sayang, kau tau saat ini aku sangat lapar.  Aku belum bertemu makanan sejak bangun tadi pagi, dan sekarang sudah pukul 20.51. Iya, aku mengerti, kau sedang sibuk ada yang perlu kau selesaikan, tapi tidak bisakah menundunya sebentar? Aku mual, perutku sudah perih.. Aku tidak ingin saja menyampaikannya, karena seharusnya kau bisa mengerti sendiri. Kau sudah tau sejak tadi. Atau setidak peka itu kah kau, Sayang?

Wednesday, October 15, 2014

At the end..

Karena pada akhirnya semua akan bahagia dengan pasangannya masing-masing. Yang pernah terluka, akhirnya ada yang membahagiakannya. Yang pernah kecewa akhirnya ada yang membuatnya bisa berharap lagi. Selamat berbahagia semuanya!

Jangan Takut Mengecewakanku

Jangan takut mengecewakanku, sebab maafku tak akan habis untukmu.
Takutlah ketika aku mulai tidak mempercayaimu. Itu saja.

Kau harus tau, ini bukan lagi perkara sepuluh lima belas tahun lagi.. Aku hanya ingin melihatmu lebih baik. Itu saja.

Tuesday, October 14, 2014

Aku tertawa sendiri.. Siang ini lagi-lagi kamu gak ontime. Sudah telat 10 menit dari waktu yang kau janjikan.
Malam ini sebenarnya aku sedang tidak enak badan. Tapi, tadi sore aku tidak mampu menolak ajakanmu ke bazaar organisasimu. Aku tidak sedikitpun menyesal. Aku bahagia! Bahkan mungkin sesakit apapun aku, jika sudah di sampingmu, aku sembuh. Aku sehat. Sesederhana itu aku bahagia. Karenamu.

Sunday, October 12, 2014