Bukankah kita harusnya saling mempertahankan? Aku akan bertahan. Semampu kau mempertahankanku.
Saturday, October 25, 2014
Mungkin kau sedang malas chatting. Hehe tak apa, Sayang. Kenapa padamu aku begitu mudah merasa kecewa? Apa karena harapku yang terlalu banyak padamu? Tapi, itu bukan hal yang tak benar kan? Wajar kan jika aku selalu berharap padamu? Yang salah ketika aku mulai merasa capek berharap padamu, sudah terlalu lelah merasa kecewa terhadapmu. Iya kan?
Friday, October 24, 2014
When i'm starting writing, it means that i feel sooooo sooooo blue, or too happy!
You know, i'm a very worried easy girl! But why? Even we've been 10 months together, you still not get it, babe? Or you try ignoring? Aaaaaah but well, i love you sincerely, i've promised you to not get mad easily! But, dear, i'm worried :(
When i'm starting writing, it means that i feel sooooo sooooo blue, or too happy!
You know, i'm a very worried easy girl! But why? Even we've been 10 months together, you still not get it, babe? Or you try ignoring? Aaaaaah but well, i love you sincerely, i've promised you to not get mad easily! But, dear, i'm worried :(
Thursday, October 23, 2014
Apakah caraku mencintaimu salah? Aku merasa tidak tertarik lagi dengan segala aktivitasku tanpamu. Termasuk naik gunung, dulu aku sangat bahagia jika diajak muncak. Menyelam? Aku palmg bahagiaaa.. Sekarang semuanya jadi tidak menarik jika tanpamu. Sementara kamu? Aku selalu hanya merasa menjadi bebanmu. Terlebih ketika kau bersama teman-temanmu, aku seperti tidak ada. Aku selalu merasa tak ada. Bisakah kau membuatku sedikit merasa berarti? Walau begitu, aku selalu ingin di dekatmu. Walau ingin tak selalu senang.
Apakah caraku mencintaimu salah? Aku merasa tidak tertarik lagi dengan segala aktivitasku tanpamu. Termasuk naik gunung, dulu aku sangat bahagia jika diajak muncak. Menyelam? Aku palmg bahagiaaa.. Sekarang semuanya jadi tidak menarik jika tanpamu. Sementara kamu? Aku selalu hanya merasa menjadi bebanmu. Terlebih ketika kau bersama teman-temanmu, aku seperti tidak ada. Aku selalu merasa tak ada. Bisakah kau membuatku sedikit merasa berarti? Walau begitu, aku selalu ingin di dekatmu. Walau ingin tak selalu senang.
Duh
Entah kepada siapa aku bisa bercerita. Aku telah terlalu banyak mengabaikan orang-orang pernah dekat denganku. Kepada siapa aku harus bercerita? Kepada sahabatku? Siapa sahabatku sekarang? Rasanya tidak adil jika aku hanya datang pada mereka ketika aku sedih seperti ini. Kepada kekasihku? Hahaha no no, his bestfriends always the priority. Aku cemburu pada teman-temannya? Tidak! Bahkan toleransiku sudah terlalu banyak dibandingkan pacar-pacarnya orang lain. Hahahaha
Wajarkah jika seorang lelaki (teman) masih berada di rumah seorang perempuan yang bisa jadi hanya berdua? Kalian pikir aku berpikir macam-macam? Tidak, aku percaya kekasihku tidak seperti itu. Hanya saja, menurutku tak wajar saja.
Oh Tuhan, apakah aku cemburu? Aku rasa tidak, aku tahu betul mereka, dan teman-teman kekasihku juga baik-baik. Hanya saja.. Aku tidak senang jika waktu yang seharusnya digunakannya beristirahat harus terganggu. Itu saja sih sebenarnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)